Biaya membuat paspor – ANTARA News

Biaya membuat paspor di Indonesia akan mengalami peningkatan mulai 1 Januari 2022. Kebijakan ini diumumkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia.

Dengan adanya kenaikan biaya ini, masyarakat diwajibkan untuk membayar sejumlah uang yang lebih besar untuk memperoleh paspor. Kenaikan ini diterapkan untuk memenuhi kebutuhan biaya operasional dalam proses pembuatan paspor.

Menurut Kepala Biro Humas dan Data Informasi Kemenkumham, Jodi Mahardi, penyesuaian biaya pembuatan paspor ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat sejak tahun 2021. Hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kenaikan biaya tersebut.

Dengan adanya kenaikan biaya ini, diharapkan proses pembuatan paspor dapat berjalan lebih efisien dan lancar. Selain itu, peningkatan biaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan paspor.

Bagi masyarakat yang ingin membuat paspor, mereka perlu mempersiapkan dana yang cukup untuk membayar biaya pembuatan paspor yang telah ditetapkan. Proses pembuatan paspor sendiri membutuhkan waktu yang tidak sebentar, mulai dari pengisian formulir hingga proses verifikasi dokumen.

Dengan adanya peningkatan biaya pembuatan paspor, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya memiliki paspor sebagai dokumen identitas resmi yang diperlukan dalam perjalanan ke luar negeri. Selain itu, peningkatan biaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan dan prosedur yang berlaku dalam pembuatan paspor.

Sebagai warga negara Indonesia, kita perlu mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan di bidang pembuatan paspor. Dengan mematuhi aturan dan prosedur yang berlaku, kita dapat memperoleh paspor dengan mudah dan cepat serta dapat memanfaatkannya dalam perjalanan ke luar negeri.